Apa ada yang salah dengan luasannya?

Posted on April 8, 2005 by bebekgoreng.
Categories: Urun Rembug.

Segitiga

Mengapa empat bagian yang sama persis di atas, jika diubah susunannya, luas totalnya menjadi berkurang? Kemana bagian yang kurang tsb? Kalo logika otak blum bisa jawab, coba kita tanyakan pada rumput yg bergoyang.

 

Aku punya tulisan yang kusimpan dalam file MS. Word (.doc). Kalo mau di-download (insya Allah bebas virus koq) silahkan klik di sini: Download Simulasi Segitiga.


(….lihat gambar di Simulasi_Segitiga.doc)

Sebenarnya jumlah total luasan dari keempat bagian tersebut jika dihitung secara
matematik akan sama, walaupun susunannya diubah bagaimanapun. Kalau anda tidak
percaya, silahkan hitung luasan 4 bagian tersebut (anggaplah 1 sisi petak = 1
cm), kemudian jumlahkan. Maka hasil luasan total dari Susunan 1 (gambar atas) maupun Susunan 2
(gambar bawah) pasti sama!

Tapi mengapa Susunan 2 tampak ada bagian yang berkurang (berlubang)? Iya,
karena mata kita terpengaruh oleh petak-petak bujur sangkar, sehingga otak kita
memaksa menempatkan 4 bagian
tersebut berdasarkan petak-petak yang ada.

Untuk membuktikannya, silahkan gunakan segitiga besar warna abu-abu. Geser
dan tempatkanlah segitiga ini berimpit dengan sudut siku-siku dari
masing-masing Susunan. Sekarang perhatikan sisi miringnya, ada selisih luasan
diantaranya yang berbeda posisi antara Susunan 1 dan 2.

Jika kita beranggapan bahwa bentuk segitiga besar pada Susunan 1 dan 2
adalah sama/sebangun, tidaklah benar.

Hitunglah luas segi empat yang hilang pada Susunan 2 dan akan diperoleh luasan 1 cm2.
Sekarang hitunglah selisih luasan dari Susunan 1. Jika kita menghitung dengan benar maka akan diperoleh luasan 0,5 cm2.
Hal yang sama,hitung juga
selisih luasan dari Susunan 2 dan akan diperoleh luasan 0,5cm2.


Jika selisih luasan Susunan 1 dan 2 dijumlahkan (= 1 cm2), maka luasan tersebut akan sama dengan luasan segi empat yang hilang pada Susunan 2.

Pada Susunan 1, luasan segitiga abu-abu lebih besar daripada luasan keempat bagian tersebut. Sedangkan pada Susunan 2, luasan keempat bagian tersebut lebih besar daripada luasan segitiga abu-abu.
Ini berarti bahwa pada saat posisi keempat bagian diubah dari Susunan 1 ke Susunan 2, maka luasan 4 bagian tersebut yang awalnya lebih kecil 0,5 cm2 dari luasan segitiga abu-abu, sekarang menjadi lebih besar 
0,5 cm2 dari luasan segitiga abu-abu.

Kalo menurut Om Harun Yahya sih kira-kira begini :

Tidak semua yang kita lihat dengan mata nampak logis dan masuk
akal, adalah belum tentu benar. Seringkali pembuktian diperlukan untuk
mengetahui apakah yang kita lihat benar.

Apa yang selama ini dilihat oleh mata kita anggap sebagai wujud sebenarnya dari
obyek adalah salah, karena yang kita tangkap sebenarnya hanyalah bayangan obyek
yang masuk dan tertangkap oleh retina di dalam bola mata kita.

Artinya, jika mata kita melihat suatu obyek, maka sebenarnya tidak berarti mewujudkan
bentuk sebenarnya dari obyek tersebut, karena obyek sebenarnya tetap berada di
luar mata kita dan tidak pernah masuk ke dalam retina mata kita. Sedangkan otak
hanya menerima sinyal-sinyal yang dikirimkan oleh mata, untuk kemudian diolah
dan di-output-kan kembali oleh panca indra kita.


ps: kalo ada yang baca tulisan ini terus tambah bingung ato gak ngerti,
berarti terbukti pula bahwa semakin kita belajar, maka semakin tahu pula kebodohan
kita.

Wallahu’alam.

Referensi gambar dicomot dari :
http://familycode.atspace.com/serbaserbi.htm

Subscribe with Bloglines

Ada contoh menarik yang menunjukkan bahwa mata kita seringkali menipu
dan tidak dapat menggambarkan dengan baik wujud obyek yang dilihatnya.

Titik

 

 

Lingkaran_1

Garis